Great Eastern General
www.greateasterngeneral.comProducts
0
Product lines
0
Market signals
20
Products
Market Signals
ILUSTRASI. Direktur GEGI Linggawati Tok (Dok/GEGI)
Reporter: **Ferry Saputra** | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fenomena bencana alam masih terjadi di Indonesia, termasuk kejadian kebakaran hutan hingga erupsi Gunung Anak Krakatau belakangan ini. Alhasil, fenomena itu turut memberkan dampak terhadap operasional penerbangan. Demi menjaga keselamatan penerbangan, otoritas bandara maupun maskapai sering kali harus melakukan penyesuaian baik pengalihan jadwal hingga pembatalan perjalanan.
PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menilai asuransi perjalanan atau travel insurance menjadi salah satu bentuk perlindungan yang penting dimiliki. Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok menerangkan perlindungan itu dapat membantu masyarakat menghadapi risiko kerugian tak terduga akibat gangguan perjalanan, termasuk yang disebabkan bencana alam.
Rabu, 14 Oktober 2026 – 19:56 WIB
PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mencatat hampir separuh dari total pengajuan klaim asuransi perjalanan (travel insurance) sepanjang September 2026 didominasi oleh nasabah yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Foto: source for jpnn
jpnn.com, JAKARTA - PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mencatat hampir separuh dari total pengajuan klaim asuransi perjalanan sepanjang September 2026 didominasi oleh nasabah yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Gangguan tersebut meliputi pembatalan, keterlambatan, hingga perubahan jadwal penerbangan secara mendadak.
Kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana alam, seperti aktivitas vulkanik dan gempa bumi, kerap memicu penyesuaian operasional penerbangan demi menjaga keselamatan.
Dampaknya, calon penumpang sering kali harus menghadapi pembatalan perjalanan, penundaan, atau tambahan biaya tidak terduga akibat sebaran abu vulkanik atau cuaca…
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia berada di kawasan cincin api dunia (_Ring of Fire_). Kondisi geografis ini membuat Indonesia memiliki tingkat risiko bencana alam yang relatif tinggi mulai dari erupsi gunung berapi hingga gempa bumi.
Erupsi Gunung Anak Krakatau, misalnya, dapat menimbulkan sebaran abu vulkanik yang memengaruhi operasional penerbangan.
Demi menjaga keselamatan penerbangan, otoritas bandara maupun maskapai sering kali harus melakukan penyesuaian.
Dengan demikian, calon penumpang harus menghadapi pembatalan perjalanan, penundaan penerbangan, perubahan jadwal secara mendadak, hingga tambahan biaya yang sebelumnya tidak direncanakan.
PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mencatat hampir separuh pengajuan klaim travel insurance yang diterima GEGI sepanjang September 2026 berasal dari nasabah yang terdampak gangguan perjalanan akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
ILUSTRASI. Great Eastern (Dok/PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI))
Reporter: **Secillia Hafifah** | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis asuransi perjalanan hingga Agustus 2026. Lini bisnis tersebut tumbuh 41,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Linggawati Tok, Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mengatakan, asuransi perjalanan menjadi salah satu kontributor yang berkembang konsisten dalam portofolio retail perusahaan.
“Hingga Agustus 2026, lini bisnis asuransi perjalanan menunjukkan pertumbuhan yang positif dan menjadi salah satu kontributor yang berkembang konsisten dalam portofolio retail perusahaan,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (29/9/2026).
“Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, kinerja Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sehat yaitu sebesar 41,37%,” lanjutnya.
ILUSTRASI. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menerapkan sejumlah strategi guna mendorong kinerja lini asuransi engineering atau rekayasa. (Dok/PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI))
Reporter: **Ferry Saputra** | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menerapkan sejumlah strategi guna mendorong kinerja lini asuransi _engineering_ atau rekayasa.
Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok menerangkan perusahaan akan terus fokus pada pengembangan portofolio yang berkualitas, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam _underwriting._
Linggawati juga mengungkapkan pihaknya akan memperkuat penetrasi pada sektor-sektor industri yang masih menunjukkan aktivitas investasi yang baik dan memperdalam hubungan dengan mitra distribusi.
ILUSTRASI. Great Eastern (Dok/PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI))
Reporter: **Ferry Saputra** | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, premi lini asuransi engineering atau rekayasa terkontraksi 14,1% secara tahunan atau Year on Year (YoY), menjadi sebesar Rp 2,37 triliun pada semester I-2026.
Di tengah kondisi lini asuransi engineering industri yang tertekan, kinerja lini asuransi engineering PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) justru mencatatkan kinerja positif.
Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok menerangkan pendapatan premi engineering perusahaan tercatat tumbuh 6,9% secara Year on Year (YoY) hingga Agustus 2026. Sayangnya, tak disebutkan angka yang dibukukan perusahaan.
Linggawati hanya mengatakan pertumbuhan tersebut didukung keberhasilan perusahaan dalam menjaga portofolio existing.
The insurance industry continues to navigate economic changes, government policies, and the increasing complexity of risks across various sectors. From protection opportunities for large-scale renewable energy projects and evolving industry performance to challenges in property and sharia insurance, various issues demonstrate the increasingly diverse market dynamics. At the same time, enhanced oversight and the need for travel protection are also key concerns.
Here are 7 interesting insurance news stories to check out!
5,000 Hectares of Rice Fields in Tabanan Receive Free Agricultural Insurance Coverage
The threat of crop failure due to the dry season has prompted the Tabanan Regency Government, Bali, to expand protection for farmers through the 2026 Rice Farming Business Insurance Program (AUTP). A total of 5,000 hectares of rice fields are allocated protection, with all premiums covered by the government so farmers do not have to pay.
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono. (KONTAN/Ferry Saputra)
Reporter: **Ferry Saputra** | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan erupsi gunung berapi berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia. Alhasil, kondisi tersebut membuat banyak penerbangan dibatalkan hingga dialihkan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai gangguan penerbangan akibat kebakaran hutan dan lahan, erupsi gunung berapi, maupun kondisi cuaca ekstrem menunjukkan bahwa perjalanan memiliki berbagai risiko yang dapat menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat. Dengan demikian, dalam kondisi tersebut asuransi perjalanan begitu diperlukan.
"Hal itu menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan perjalanan tetap relevan," kata Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (8/9/2026).