Igloo
igloo.co.idProducts
0
Product lines
0
Market signals
6
Products
Market Signals
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia) memperluas akses perlindungan bagi masyarakat melalui kerja sama dengan PT Espay Debit Indonesia Koe (DANA), platform pembayaran dan layanan keuangan digital.
Hal itu dilakukan dengan menghadirkan manfaat asuransi kecelakaan diri bagi pengguna layanan _Buy Now Pay Later_ (BNPL) atau _paylater_.
Kerja sama ini turut didukung oleh PT Solusiutama Tekno Broker Asuransi (Igloo) sebagai mitra _insurtech_ yang berperan menghubungkan layanan perlindungan asuransi dengan platform digital untuk dapat menjangkau lebih banyak lagi pengguna secara efektif dan efisien.
_Vice President of Agency & Affinity_ Sompo Indonesia Rusdi Syarif mengatakan, kemitraan dengan DANA dan Igloo menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan Sompo Indonesia kepada segmen masyarakat yang semakin terhubung dengan ekosistem digital.
ILUSTRASI. Logo Sompo Insurance (Dok/Sompo Insurance)
Reporter: **Ade Priyatin** | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sompo Insurance Indonesia atau Sompo Insurance memperluas jangkauan perlindungan asuransi melalui kerja sama strategi dengan PT Easpay Debit Indonesia Koe atau DANA.
Kerja sama ini menghadirkan manfaat asuransi kecelakaan diri bagi pengguna layanan _buy now pay later_ (BNPL) DANA.
Dalam kerja sama ini juga, kedua perusahaan turut menggandeng PT Solusiutama Tekno Broker Asuransi atau Igloo sebagai mitra insurtech yang berperan menghubungkan layanan perlindungan asuransi dengan platform digital agar dapat menjangkau lebih banyak pengguna secara efektif dan efisien.
Vice President of Agency & Affinity Sompo Indonesia Rusdi Syarif kemitraan dengan DANA dan Igloo menjadi langkah strategis untuk memperluas akses perlindungan bagi masyarakat yang terhubung dengan ekosistem digital.
ILUSTRASI. Tercatat sekitar 62% konsumen Igloo membeli perlindungan terhadap kematian akibat kecelakaan. (Dok/Igloo)
Reporter: **Harris Hadinata** | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesadaran masyarakat Indonesia membeli asuransi perjalanan sebelum bepergian makin meningkat. Warga Indonesia terutama membeli asuransi perjalanan untuk memenuhi kebutuhan perlindungan biaya medis.
Ini terlihat dari laporan bertajuk _How Indonesian Buy Travel Insurance_, yang dirilis oleh perusahaan asuransi digital alias _insurtech_ Igloo, Rabu (26/8/2026). Laporan tersebut dibuat berdasarkan data transaksi perjalanan di Igloo.co.id sepanjang 2025.
Laporan tersebut mencatat, dari sisi kebutuhan perlindungan, biaya medis menjadi perhatian utama konsumen. Sebanyak 92% pelanggan memilih _Medical Care Coverage_ dalam polis yang mereka beli.
Pilihan perlindungan lainnya antara lain perlindungan terhadap kematian akibat kecelakaan. Tercatat sekitar 62% konsumen membeli perlindungan ini.
ILUSTRASI. Sepanjang 2025, Igloo mencatat sekitar 55% penawaran premi yang diberikan ke calon nasabah sukses menjadi polis yang dibeli nasabah (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Reporter: **Harris Hadinata** | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesadaran masyarakat Indonesia membeli asuransi perjalanan sebelum bepergian makin meningkat. Penjualan asuransi perjalanan terutama meningkat di masa-masa libur hari besar, seperti Idul Fitri dan Natal.
Ini terlihat dari laporan bertajuk _How Indonesian Buy Travel Insurance_, yang dirilis oleh perusahaan asuransi digital alias _insurtech_ Igloo, Rabu (26/8/2026). Laporan tersebut dibuat berdasarkan data transaksi perjalanan di Igloo.co.id sepanjang 2025.
Laporan tersebut mencatat, penjualan asuransi perjalan di Indonesia terutama meningkat di November dan Desember. Kenaikan penjualan di periode ini terutama didorong oleh libur akhir tahun. Banyak warga Indonesia melakukan perjalanan ke luar negeri jelang libur Natal.
Media Asuransi, GLOBAL – Pendanaan _startup_ teknologi asuransi atau insurtech di kawasan Asia Pasifik (APAC) turun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Laporan Insurtech Global Outlook 2026 dari NTT DATA mencatat total pendanaan menyusut dari sekitar US$9,1 miliar pada periode 2018-2021 menjadi US$4,1 miliar pada periode 2022-2025.
Melansir laman _Insurance Asia_, Selasa, 21 Juli 2026, bukan cuma nilai pendanaannya yang turun, jumlah transaksinya juga ikut menyusut. Dari sebelumnya 383 transaksi, kini tinggal 202 transaksi dalam periode yang sama.
Meski demikian, investor ternyata tidak benar-benar meninggalkan industri _insurtech_. Mereka hanya mengubah fokus investasi. Jika sebelumnya banyak mendanai perusahaan asuransi digital, kini investor lebih tertarik pada _startup_ yang menyediakan teknologi, platform, infrastruktur, dan layanan distribusi untuk perusahaan asuransi.
Media Asuransi, JAKARTA — Igloo, perusahaan insurtech full-stack meluncurkan Igi, asisten AI asuransi perjalanan di platform konsumennya igloo.co.id. Igi memandu pelanggan melalui seluruh proses pembelian asuransi perjalanan: mulai dari memilih destinasi, membandingkan paket, menerima rekomendasi yang disesuaikan dengan profil perjalanan, hingga pembayaran dan penerbitan polis, semuanya dalam satu jendela percakapan.
Peluncuran ini menandai evolusi platform konsumen Igloo di Indonesia, dari katalog produk menjadi platform asuransi berbasis AI. Selama beberapa tahun terakhir, Igloo telah mengembangkan dan menerapkan teknologi AI di berbagai lini operasional, mulai dari rekomendasi produk, pemrosesan klaim, deteksi potensi kecurangan, hingga dukungan penjualan.
|Baca juga: [Ignite by Igloo Bidik Target Pertumbuhan Ambisius di 2026](https://mediaasuransinews.co.id/asuransi/ignite-by-igloo-bidik-target-pertumbuhan-ambisius-di-2026/)