Zurich Topas Life
www.zurich.co.idProducts
0
Product lines
0
Market signals
7
Products
Market Signals
ILUSTRASI. PT Zurich Topas Life (Zurich) (DOK/PT Zurich Topas Life (Zurich))
Reporter: **Ferry Saputra** | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun. Keputusan mengenai perpanjangan masa cicilan KPR subsidi ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 1722/KPTS/M/2026 tentang Kriteria Rumah Umum Tapak dalam Fasilitasi Pemerintah Pusat.
Mengenai hal tersebut, PT Zurich Topas Life (Zurich Life) melihat kebijakan KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun sebagai langkah positif dalam menjawab tantangan terkait akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan.
Dari perspektif asuransi jiwa kredit, Chief of Business Development & Alternative Channels Zurich Life, Aswan Jaya mengatakan kebijakan itu berpotensi memberikan dampak positif bagi lini tersebut.
ILUSTRASI. PT Zurich Topas Life (Zurich) (DOK/PT Zurich Topas Life (Zurich))
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich Topas Life (Zurich Life) menilai implementasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada lini asuransi kesehatan dapat berdampak positif. Chief Operating Officer Zurich Life, Dennis Anwar mengatakan penerapan AI memiliki potensi untuk membantu proses pengelolaan klaim kesehatan menjadi lebih efisien, terutama dalam melakukan analisis data.
"Selain itu, AI dapat membantu verifikasi dan mengidentifikasi pola atau anomali, seperti pengajuan klaim yang berulang dengan pola tertentu atau ketidaksesuaian informasi dalam dokumen pendukung," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (11/8/2026).
ILUSTRASI. OJK bilang, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai dimanfaatkan industri perasuransian, khususnya pada lini asuransi kesehatan (DOK/PT Zurich Topas Life (Zurich))
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai dimanfaatkan industri perasuransian, khususnya pada lini asuransi kesehatan. Adapun pemanfaatan AI bertujuan untuk mendukung peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan.
Secara rinci, OJK menyebut pemanfaatan AI pada lini asuransi kesehatan digunakan dalam proses underwriting, pengelolaan klaim, deteksi potensi fraud, analisis data kesehatan, serta layanan pelanggan melalui chatbot. Selain itu, digunakan juga untuk pengembangan produk yang lebih sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan nasabah.
ILUSTRASI. PT Zurich Topas Life (Zurich) (DOK/PT Zurich Topas Life (Zurich))
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich Topas Life (Zurich Life) mencermati adanya peningkatan pemanfaatan layanan kesehatan pada periode perubahan musim, terutama saat musim pancaroba.
"Peningkatan tersebut dapat terlihat baik pada layanan rawat jalan maupun rawat inap, termasuk untuk kasus-kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut," jelas _Chief Operating Officer_ Zurich Life Dennis Anwar kepada Kontan, Rabu (22/7/2026).
Sejalan dengan kondisi ini, Zurich Life telah mencatatkan nilai klaim terkait penyakit tropis sekitar Rp1 miliar pada periode Januari-Juni 2026. Dari total tersebut, kasus yang mendominasi klaim adalah Demam Berdarah Dengue (DBD), demam tifoid, dan chikungunya.
Kendati demikian, Dennis menyebut bahwa tren klaim kesehatan di perusahaan relatif masih rendah.
Bisnis.com, JAKARTA — PT Zurich Topas Life (Zurich Life) per Mei 2026 mencatat peningkatan nilai total penjualan tahunan disetarakan atau _annualized premium equivalent_ (APE) pada produk unitlink sebesar lebih dari 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Chief Financial Officer Zurich Life, Santy Gui menilai kondisi itu mencerminkan ketahanan (_resilience_) bisnis dan kinerja investasi yang relatif terjaga di tengah kondisi pasar yang volatil.
“Meskipun, salah satu tantangannya adalah kebutuhan edukasi yang lebih komprehensif kepada calon nasabah, karena produk ini menggabungkan manfaat perlindungan jiwa dan investasi dalam satu polis,” tuturnya kepada _Bisnis_, dikutip pada Sabtu (27/6/2026).
Oleh karena itu, lanjutnya, Zurich Life secara konsisten meningkatkan edukasi kepada calon dan pemegang polis mengenai karakteristik produk unitlink, termasuk profil risiko, potensi imbal hasil, serta risiko pasar yang menyertai.
ILUSTRASI. PT Zurich Topas Life (Zurich) (DOK/PT Zurich Topas Life (Zurich))
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich Topas Life (Zurich Life) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis asuransi jiwa tradisional di tengah koreksi premi industri di lini ini sepanjang kuartal I-2026.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), premi asuransi jiwa tradisional industri terkoreksi 2,9%.
Menurut _Chief Financial Officer_ Zurich Life, Santy Gui, secara umum penurunan premi industri asuransi jiwa tradisional mencerminkan kondisi nasabah yang cenderung lebih selektif dalam hal finansial, terlebih karena situasi ekonomi dan pasar saat ini masih dinamis.
"Nasabah kini cenderung lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih produk proteksi, terutama di tengah kondisi ekonomi dan pasar yang terus bergerak," ujarnya kepada Kontan, Kamis (25/6/26)
ILUSTRASI. REKSADANA (KONTAN/Muradi) Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Unitlink berbasis saham berhasil mencatatkan kinerja tertinggi di antara unitlink lainnya pada April 2026. Berdasarkan data Infovesta pada April 2026 (dalam satu bulan), rata-rata return unitlink b