Allianz Life Indonesia
www.allianz.co.idProducts
40
Product lines
4
Market signals
20
Products
Allianz Legacypro
Allianz Life Indonesia
- Segment
- Premium
- Premium
- Rp7.955.000/tahun (simulasi: Uang Pertanggungan Rp500.000.000, Tertanggung 38 tahun, masa pembayaran premi 10 tahun)
- Coverage
- Uang Pertanggungan ditentukan Pemegang Polis dengan minimum Rp200.000.000/USD20.000; untuk Tertanggung Anak (hingga usia 17 tahun) maksimum Rp3.000.000.000/USD240.000; tidak ada penambahan atau pengurangan Uang Pertanggungan yang diperbolehkan setelah Polis berlaku
- Term
- Hingga Tertanggung mencapai usia 100 tahun (ulang tahun terdekat)
Allianz Pasti
Allianz Life Indonesia
- Segment
- Standard
- Premium
- Premi berkala minimum: Rp300.000/bulan, Rp810.000/kuartal, Rp1.560.000/semester, atau Rp3.000.000/tahun
- Coverage
- Uang Pertanggungan minimum Rp100.000.000
- Term
- Manfaat Meninggal Dunia (bukan kecelakaan) & Penyakit Kritis berlaku hingga usia Tertanggung 86 tahun; Manfaat Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan hingga usia 70 tahun; Manfaat Akhir Kontrak diterima jika Tertanggung masih hidup di usia 86 tahun
Allianz Preferred Medical
Allianz Life Indonesia
- Segment
- individu berusia 1 bulan – 75 tahun
- Premium
- Rp 18.828.000/tahun (contoh: usia 30, Plan Premier, Risiko Sendiri Opsi 2, autodebit)
- Coverage
- Batas Manfaat Tahunan per plan: Standard Rp 1M, Extra Rp 15M, Premier Rp 20M. Tambahan limit setara untuk serangan jantung, stroke, kanker invasif.
- Term
- 1 tahun, diperpanjang otomatis hingga usia 100 tahun
Allianz Tasbih
Allianz Life Indonesia
- Segment
- Calon jamaah haji dan umroh
- Term
- Masa Pembayaran Kontribusi + 11 tahun
Allisya Care
Allianz Life Indonesia
- Segment
- Individual families (core family: insured, spouse, children)
- Coverage
- Benefit limits in '000 IDR per plan (A through H), structured per-manfaat limits for inpatient, outpatient, dental, maternity, and daily allowance
- Term
- Annual, renewable up to age 70 (maternity up to age 46)
Allisya Cerdas
Allianz Life Indonesia
- Segment
- individu usia produktif
- Premium
- Rp5.000.000 - Rp50.000.000 per tahun
- Term
- 11 tahun
Market Signals
ILUSTRASI. Peningkatan Premi: Pelayanan nasabah asuransi syariah di Jakarta (KONTAN/Baihaki)
Reporter: **Ade Priyatin** | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) membukukan kontribusi sebesar Rp 1,5 triliun hingga Agustus 2026, naik dari Rp 1,3 triliun pada Juli 2026.
Kinerja Allianz Syariah tersebut terjadi di tengah perbaikan industri asuransi syariah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kontribusi industri asuransi syariah masih terkontraksi 0,12% secara tahunan (YoY) per Agustus 2026. Namun, kontraksi ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan Juli 2026 yang mencapai 12,67% YoY.
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Elmie A. Najas menilai prospek industri asuransi syariah masih terbuka di tengah dinamika ekonomi dan tantangan industri asuransi secara keseluruhan.
Menurut dia, kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial tetap relevan.
JAKARTA, KOMPAS.com - Allianz Indonesia mendorong generasi muda aktif bergerak dan berkembang dan membangun karakter melalui olahraga.
_Country Manager & President Director_ Allianz Life Indonesia Alexander Grenz mengatakan, masa depan dibentuk oleh kebiasaan baik, keputusan yang bertanggung jawab, dan disiplin yang dijalankan secara konsisten.
Dari semangat tersebut, Allianz Indonesia kembali menyelenggarakan Allianz MoveNow Camp – Indonesia Edition 2026.
Ini merupakan sebuah inisiatif sosial global Allianz yang dikembangkan bersama gerakan Olimpiade untuk
Alexander menjelaskan, melalui Allianz MoveNow Camp, generasi muda mendapatkan kesempatan untuk belajar dari figur sepak bola Indonesia sekaligus meningkatkan kondisi fisik, keterampilan teknis, kemampuan membaca permainan, dan kerja sama tim.
Prinsip yang sama kemudian diterapkan dalam konteks yang lebih luas, untuk membantu peserta memahami risiko, menentukan prioritas, dan mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab.
Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:28 WIB
Asuransi properti. \[Shutterstock\]
Direktur Allianz Utama Indonesia Ignatius Hendrawan menyatakan pelaku usaha wajib melakukan mitigasi risiko dan asuransi pada Rabu, 14 Oktober 2026. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia melaporkan nilai klaim asuransi properti melonjak menjadi Rp5,78 triliun hingga kuartal II 2026. * Penerapan perlindungan asuransi aset dapat membantu bisnis bertahan dan bangkit kembali dari dampak bencana.
Suara.com - Risiko kerugian terhadap aset usaha menjadi perhatian di tengah meningkatnya nilai klaim asuransi properti.
Hal ini terlihat banyaknya bencana yang tidak bisa di prediksi bisa menimbulkan kerugian pada pelaku usaha di sektor bisnisnya.
Dalam hal ini, Direktur sekaligus Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, Ignatius Hendrawan mengatakan, pelaku usaha perlu menerapkan mitigasi risiko sejak awal, termasuk melalui perlindungan asuransi.
ILUSTRASI. Asuransi Properti (KONTAN/Baihaki)
Reporter: **Ade Priyatin** | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku usaha perlu memperkuat perlindungan asuransi properti untuk mengantisipasi kerugian akibat bencana maupun kejadian tak terduga.
Pasalnya, dampak bencana tidak hanya berupa kerusakan bangunan dan mesin, tetapi juga dapat mengganggu operasional hingga menekan kondisi keuangan perusahaan.
Direktur sekaligus Chief Technical Officer PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Ignatius Hendrawan mengatakan, pelaku usaha perlu menerapkan mitigasi risiko sejak awal, termasuk melalui perlindungan asuransi.
“Karena itu, pelaku usaha perlu memikirkan mitigasi risiko dan melindungi usahanya sejak awal. Perlindungan finansial, termasuk asuransi, dapat menjadi jaring pengaman agar usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bangkit kembali setelah terjadi risiko,” ujarnya dalam keterangannya Selasa (13/10/2026).
ILUSTRASI. Allianz Indonesia (Dok/Allianz Indoensia)
Reporter: **Belva Safina** | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) mencatat pendapatan premi produk endowment atau dwiguna sekitar Rp 219,5 miliar dari awal tahun hingga Agustus 2026.
Sementara itu, sepanjang tahun 2025, premi produk dwiguna Allianz Life tercatat sebesar Rp 58,6 miliar.
_Chief Product Officer_ Allianz Life Indonesia, Cheang Khai Au, mengatakan produk dwiguna masih menunjukkan perkembangan positif di perusahaan.
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat produk dwiguna hingga semester I-2026 berkontribusi 27% terhadap total premi asuransi jiwa.
Menurut Cheang, produk dwiguna tetap memiliki daya tarik bagi nasabah yang mencari kombinasi antara perlindungan asuransi dan manfaat dana tunai yang telah ditetapkan sesuai ketentuan polis
KOMPAS.com – _Investment Link_ atau yang sebelumnya dikenal dengan _Unit Link_ merupakan produk asuransi yang menggabungkan manfaat perlindungan dan investasi kembali diminati masyarakat pada 2026.
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, pendapatan premi _investment link_ mencapai Rp 35,73 triliun pada semester I 2026 atau tumbuh 10,3 persen secara tahunan (_year-on-year/yoy_).
Sementara itu, premi bisnis baru _investment link_ tumbuh lebih tinggi, yakni 34,5 persen yoy menjadi Rp 19,78 triliun.
Di Indonesia, _investment link_ termasuk dalam produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI).
Meski menawarkan dua manfaat dalam satu polis, calon pemegang polis perlu memahami cara kerja, manfaat, mekanisme, biaya, serta ketentuan yang berlaku sebelum memilih produk tersebut.
Bagaimana cara kerja _investment link_?
Salah satu hal yang perlu dipahami adalah mekanisme pengalokasian premi.
ILUSTRASI. Asuransi Unit Link (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)
Reporter: **Ferry Saputra** | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja rata-rata return atau yield unitlink berbasis saham menjadi yang paling tertekan pada September 2026. Berdasarkan data Infovesta dalam satu bulan atau hanya pada September 2026, rata-rata return unitlink berbasis saham tercatat terkontraksi sebesar 4,54%.
Jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return positif pada September 2026. Adapun 10 produk tersebut return-nya berada di atas rata-rata unitlink berbasis saham keseluruhan.
Pada posisi pertama diduduki oleh produk Dynamic Money milik PT AXA Financial Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 10,11% pada September 2026.
Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US$ milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Adapun produk tersebut membukukan return sebesar 5,46% pada September 2026.
**AKURAT.CO** Perubahan suku bunga dapat membuat nilai investasi pendapatan tetap bergerak berbeda. Dalam kondisi tersebut, istilah floating rate menjadi semakin relevan karena tingkat bunganya dapat menyesuaikan dengan perubahan suku bunga acuan, berbeda dari instrumen fixed rate yang menetapkan bunga pada tingkat tertentu. Konsep inilah yang menjadi salah satu karakter utama produk baru Allianz-HSBC.
PT Asuransi Allianz Life Indonesia bersama PT Bank HSBC Indonesia, dengan dukungan PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia, meluncurkan Smartwealth Dollar Floating Rate Fund. Subdana tersebut menggunakan denominasi dolar Amerika Serikat (USD) dan tersedia melalui produk unit-linked Premier Plan Assurance serta Ultima Wealth Assurance yang dipasarkan HSBC Indonesia.