PT Victoria Alife Indonesia
www.victorialife.co.idProducts
0
Product lines
0
Market signals
2
Products
Market Signals
Source excerpt
Media Asuransi, JAKARTA – PT Victoria Alife Indonesia (V-Life) menilai rencana penerapan kerangka _Risk Based Capital_ (RBC) baru atau New RBC belum akan memberikan dampak signifikan terhadap perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.
Direktur Utama V-Life Nefritiri Wibowo mengatakan, dari sudut pandang V-Life, implementasi New RBC belum menjadi perhatian utama karena skala bisnis perusahaan masih relatif sederhana.
|Baca juga: [Danamon (BDMN) Optimalkan Sinergi dengan MUFG dan Anak Perusahaan untuk Capai Target](https://mediaasuransinews.co.id/perbankan/danamon-bdmn-optimalkan-sinergi-dengan-mufg-dan-anak-perusahaan-untuk-capai-target/)
“Menurut Victoria Life, mungkin ini belum bisa dijadikan _concern_ utama dalam lima tahun ke depan karena perusahaan kami belum besar,” ujar Nefritiri, kepada _Media Asuransi_ di Jakarta, dikutip Selasa, 4 Agustus 2026.
Source excerpt
Media Asuransi, JAKARTA – Penerapan PSAK 117 ternyata bukan jadi masalah bagi PT Victoria Alife Indonesia (V-Life). Di saat banyak perusahaan asuransi masih beradaptasi dengan standar akuntansi baru tersebut, V-Life mengaku sudah lebih dulu menyelesaikan pelaporan keuangannya bahkan sebelum regulator memberikan relaksasi.
Direktur Utama V-Life Nefritiri Wibowo mengatakan perusahaan tidak menghadapi kendala berarti dalam implementasi PSAK 117 karena model bisnis yang relatif sederhana membuat proses penyesuaian lebih mudah dilakukan.
“Kami sudah lapor. Bahkan kami sudah kirim laporan pada Juli, baru setelah itu keluar relaksasi sampai Agustus. Jadi buat kami memang lanjut terus, tidak ada isu,” ujar Nefritiri, kepada _Media Asuransi_, dikutip Selasa, 4 Agustus 2026.
|Baca juga: [Dapat Restu OJK, Jahja Anwar Resmi Jadi Direktur Utama Clipan Finance (CFIN)](https://mediaasuransinews.co.id/pembiayaan/dapat-restu-ojk-jahja-anwar-resmi-jadi-direktur-utama-clipan-finance-cfin/)
**|Baca juga:…